Just Note

Sejak aku jatuh cinta pada caramu membaca, sejak itu pula aku berjanji untuk tidak berhenti menulis

    • Home

    Kan melangkah kaki dengan pasti
    Menerobos segala onak duri
    Generasi baru yang telah dinanti
    Tak takut dicaci tak gentar mati

    Shoutul Harokah
    Gelombang Keadilan


    Saat aku berfikir aku tengah menjadi manusia paling keras kepala di dunia, pinjem kata-katanya Ibroh, "ane pingin nyebur laut rasanya". Ya Rabb, maafkan hamba yang belum mumtaz menjalani ujian-Mu.

    Ditengah heroiknya mempersipakan DM2, musang Gamais, dan Pemira. Isu Jokowi tak lagi menarik Mba Mels, lebih asyik kajian Quo Vadis Gerakan, -yang makalahnya entah kapan aku selesaikan :D-

    Mengapa aku harus DM2?
    Mengapa aku nekat daftar DM2 waktu itu?
    Dengan kondisi seperti sekarang? Otak yang kosong dan ruhiyah yang amburadul?

    "Kamu sedang mencari pembelaan kalau kamu ga harus berangkat DM kan, Bil?," Stroberi mengingatkan

    "Eh, bukan begitu."

    "Lalu apa? Mba Dina, Mba Hanifah, Mba Meli saja bilang, berangkat saja! Kamu akan selalu merasa otakmu kosong entah kamu akan berangkat DM 2 kapan!"

    "DM2 hanya perangkat pembinaan. Apakah 5 hari ditambah proses DM2 akan metransformasi  cara berpikir seseorang? Tentu tidak bisa digeneralisir!"


    Bermalam-malam aku berpikir. Apa yang membuat kata DM2 begitu ditakuti? Olehku dan beberapa kader AB 1 KAMMI? Bedanya dengan DK 2? Bedanya dengan DK 3? 


    "Kamu akan menemukan suasana diskusi yang berbeda, Bil," Mba Meli mecoba mengiming-ngimiku. 


    Sedikit demi sedikit konflik batin mulai terpecahkan, meski bukan terselesaikan. Baiklah aku menyerah. Tentu bukan karena iming-iming diskusi yang memang berbeda. Setidaknya jika tidak bisa mengisi gelas-gelas yang lain, gelas yang aku bawa akan terisi. Egois sekali ya? Juga bukan mutlak karena alasan aku harus DM2 sebelum menjadi mapres #eh
    Biarlah Allah yang menjaga alasanku.


    Dan kegelisahan adalah bentuk kekecewaan dan kepedulian. Di titik ini aku kembali memikirkan, ke mana Gamais akan dibawa? Akankah menjadi lembaga dakwah tanpa dakwah atau hanya lembaga dakwah dinamis tanpa ruh dan militansi.... ?


    Purwokerto, 23 Oktober 2015
    Nabila Faradina Iskandar

    Calon peserta DM 2 Sleman
    Continue Reading

    Mba Hasna: Bil, selai strawberrymu masih ga?

    Nabila: Masih, Mba. Di kulkas noh.

    Mba Hasna: Masih enak. Seger loh.

    Nabila: Selamat, pagi ini Anda telah mengonsumsi selai rendah IG. Cocok sekali untuk Anda yang ingin diet. :p

    Mba Hasna: Rrrrrr, lempar piring nih

    Nabila: Kabuuur..

    Mba Hasna: Heh aku lupa, kalau rendah IG gimana deh

    Nabila: Makanan yang rendah IG itu baik untuk kesehatan, apalagi untuk mempertahankan kadar gula darah, kenapa karena IG berpengaruh terhadap penyerapan gula darah ¥£^*%+#*3+@-$+$(#-$*. Jadi selai ini cocok untuk penderita diabetes.

    Mba Hasna: Oooohhh

    Nabila: Iya

    Mba Hasna: Dulu beras analogmu juga buat diabetes ya.

    Nabila: Iyap

    Mba Hasna: Kamu ahli pangan spesialis diabetes deh, Bil!

    Nabila: Aamiin ya Allah (peluk mba Hasna)


    Itu foto selai strawberry yang kami klaim rendah IG. Mengapa? Karena kami buat dengan menggunakan gula kelapa, bukan gula tebu. Selain, serat pada buah strawberry juga masih kami pertahankan. Bisa dikonsumsi untuk para diabetik, atau kalian yang tidak ingin menderita diabetes. Sekalian mengurangi impor gula pasir sekalian jaga kesehatan, ingat, you are what you eat ;)


    Laboratorium, 20 Oktober 2015
    Azifah Najwa

    Laboratorium a.k.a d a p u r  xD
    Karena labnya anak pangan ya di dapur :p
    Continue Reading
    Puncak kesabaran adalah saat engkau memilih diam, padahal dihatimu ada luka yang sedang berbicara.
    Dan puncak kekuatan adalah saat kau tersenyum, padahal ada selaksa air mata yang terbendung.


    Purwokerto, 19 Oktober 2015
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Kau bertanya apa yang aku lakukan satu minggu ini?

    Tidak ada yang berbeda dari minggu-minggu lalu, kuliah seperti biasa, menyelesaikan PKM, mengurus LKTI, ke kebun strawberry, final LKTI, dan flu.

    Bedanya...
    Kau tidak di sini
    Aku jadi rindu
    Aku jadi tidur memakai jam

    Kenapa?

    Kan sudah aku bilang, aku r i n d u.


    Diary, 18 Oktober 2015
    Azifah Najwa

    Hasil keabsurdan ngobrol dengan enzim pangan ×_×
    Maaf zim, satu minggu ini saya belum belajar
    Continue Reading

    Ada hela napas yang menenangkan pagi tadi kala terbangun dari tidur, karena rasa syukur yang teramat tentang bertemu denganmu lagi.

    Ada langkah kaki yang terasa ringan pagi tadi kala melangkahkan kaki karena tau kemana aku harus menuju.

    Ada senyuman paling tulus menyapa mentari tadi pagi
    Ada tawa paling ceria
    Karena betapa bahagianya bahwa hari ini hari minggu

    Tau kenapa?
    Pokoknya karena hari ini hari mingggu.
    Hari ini sudah lewat satu pekan dari hari minggu lalu. Hari ini sudah melawan waktu kemudian menawan rindu sejak minggu lalu.

    Yang jelas, hari ini hari minggu :D
    Yeay!
    Jangan lupa bahagia :D


    Dandelion, 18 Oktober 2015
    Azifah Najwa
    Continue Reading
    Bismillah...
    Happy milad Faperta :)

    Hari ini saya belajar lagi tentang hakikat bahwa Allah memberi apa yang kita butuhkan.
    "Pokoknya kita harus menang buat gantiin tripod mas!"
    Iya itu yang saya katakan berkali-kali. Pokoknya saya harus menang!
    Hamdalah, tim kami menjadi salah satu dari 6 besar. Dan benar, hadiahnya kami gunakan semua untuk mengganti tripod.
    Tidak perlu saya ceritakan ulang betapa kurang persiapannya presentasi kami kemarin. Tidak hanya presentasi naskah juga.

    Pengalaman adalah guru terbaik! Lupakan yang lalu. Saatnya mempersiapkan untuk final LKTI tanggal 8 November nanti!

    Dan sepertinya harus rehat sejenak dari LKTI...
    Sudah ditegur ibu, bapak, mba hasna, kau juga.

    Mikirin PKL lah :'D
    Persiapan seleksi mapres 2016! Bismillah!

    Purwokerto, 17 Oktober 2015
    Azifah Najwa
    Continue Reading
      dari kiri ke kanan: Ella, Fikri, Mariyani, Nabila
    (akhwat yang pingin narsis tapi tertahan.red)

    Sepotong Episode
    -Edcoustic-

    Sebuah kisah masa lalu hadir di benakku
    Saat kulihat surau itu
    Menyibak lembaran masa yang indah
    Bersama sahabatku

    Sepotong episode masa lalu
    Episode sejarah yang membuatku kini
    Merasakan bahagia dalam diin-Mu
    Merubah arahan langkah di hidupku

    Setiap sudut surau itu menyimpan kisah
    Kadang kurndu cerita yang
    Tak pernah hilang kenangan
    Bersama mencari cahayamu....


    Malam ini ada yang iseng muter lagu ini. Seketika, ingatanku langsung melesat jauh ke masa itu. Tentang Jundullah Community. Tentang Rohis SMANSA. Tentang surau yang tak lagi nampak seperti itu. Ingat benar, setiap hari selepas pulang yang kami lakukan adalah meramaikan masjid ini. Piket harian. Beresin mukena. Bersiin tempat wudhu. Jaga perpustakaan. Tahsin. Halaqah. Atau kadang numpang tidur. Tempat paling enak buat ngadem kalau lagi jam kosong. Tempat mabit yang paling aman. Saya rindu! Rindu kalian! Semoga kita masih menjadi insan-insan yang menebar manfaat bagi yang lain. Sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi yang lain kan? Begitu kata para murobbi murobbiyah kami.

    Selamat tengah malam. Selamat berdamai dengan rindu yang sampai atau tidak pada pemiliknya :)



    Purwokerto, 17 Oktober 2015
    Azifah Najwa

    lap ingus --' 
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me


    Azifah Najwa. Penulis. Peneliti. N’s. Food scientist. an ISTP.

    Blog Archive

    • ▼  2021 (10)
      • ▼  November (1)
        • Jogja
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (5)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2020 (3)
      • ►  Desember (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (11)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2018 (109)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juni (1)
      • ►  April (13)
      • ►  Maret (31)
      • ►  Februari (28)
      • ►  Januari (32)
    • ►  2017 (115)
      • ►  Desember (13)
      • ►  November (11)
      • ►  Oktober (14)
      • ►  September (21)
      • ►  Agustus (14)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (6)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (9)
      • ►  Februari (9)
      • ►  Januari (7)
    • ►  2016 (161)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (6)
      • ►  Oktober (12)
      • ►  September (25)
      • ►  Agustus (20)
      • ►  Juli (19)
      • ►  Juni (16)
      • ►  Mei (18)
      • ►  April (10)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (13)
      • ►  Januari (6)
    • ►  2015 (309)
      • ►  Desember (10)
      • ►  November (20)
      • ►  Oktober (27)
      • ►  September (24)
      • ►  Agustus (25)
      • ►  Juli (70)
      • ►  Juni (47)
      • ►  Mei (20)
      • ►  April (29)
      • ►  Maret (18)
      • ►  Februari (10)
      • ►  Januari (9)
    • ►  2014 (41)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (9)
      • ►  Oktober (10)
      • ►  September (15)
      • ►  Februari (1)
    • ►  2013 (2)
      • ►  Agustus (2)
    • ►  2012 (16)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  April (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2011 (11)
      • ►  Desember (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (5)

    Total Tayangan Halaman

    Most View

    • Design Expert
      Ini salah satu aplikasi olah data yang akan aku gunakan untuk merancang dan menganalisis penelitian yang akan aku lakukan. Ada cerita y...
    • Bagian Terbaik
      Salah satu bagian terbaik dari caramu mencintaiku adalah saat kau selalu berusaha menjagaku, memastikan bahwa aku tiba di rumah tepat w...
    • Student Exchange
      Nabila lagi student exchange on fire! Jangan diganggu yaa, pokoknya kali ini harus lolos! Hashtagnya lagi refreshing, empet ngurusin orga...
    • Lagi-lagi Tentang Gamais
      Jalan dakwah itu terjal, curam, dan sedikit yang mau melewatinya. Gamais adalah tentang cinta. Dan cinta bagiku adalah selalu tentang m...
    • Lebih Berani
      Malam ini kau boleh mengeluh sejadinya, tapi berjanjilah esok hari kau harus lebih berani menghadapi. Bukan untuk sesiapa, pada akhirny...

    categories

    Catatan Cerita Dandelion Edelweis Food Scientist Idealisme KAMMI Keluarga Raudhatul Jannah Rentang Tunggu Rohis

    Followers

    facebook Google + instagram Twitter

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top