Just Note

Sejak aku jatuh cinta pada caramu membaca, sejak itu pula aku berjanji untuk tidak berhenti menulis

    • Home
    Aku tidak tahu bagaimana orang menetapkan kapan ia jatuh hati pada seseorang dan kapan ia memutuskan membenci orang yang sama pula. Kedua hal yang sangat bertolak belakang itu seakan tanpa sekat.

    Jika hari ini kau mengatakan jatuh hati padaku misal, besok dengan berbagai alasan keadaan kau dengan mudahnya mengatakan sebaliknnya.
    Semua keadaan ini seakan hanya main-main, bukankah kita sudah menetapkan tujuannya?

    Itu sebabnya aku tak pernah mau punya alasan kenapa aku harus jatuh hati padamu agar keadaan apa pun tak menjadi alasan untuk membuatku berhenti jatuh hati atau tidak jatuh hati lagi padamu

    Rentang Tunggu, 7 Maret 2015 | Azifah Najwa


    "Jika aku sudah jenuh misal.. krn berbagai alasan keadaan.. bukan tidak mungkin aku bisa membencimu..."
    Continue Reading
    Untuk banyak sekali kesempatan, kita tidak pernah tahu apa yang sebenarnya terjadi, apa yang bergemuruh di hatiku dan apa yang begitu mengusik pikiranmu. Kau gagap dibuatnya dan aku bisu karenanya.


    Kau seperti selalu bilang, "keraguanmu itu yang membuat segala hal yang kau khawatirkan tampak akan menjadi kenyataan. Yakinkan hatimu dan biarkan aku mendengar apa yang kau rasakan. Diammu membuatku bosan, meski rindu tak menjadi layu karenanya"

    Love you...

    Rentang Tunggu, 7 Maret 2015 | Azifah Najwa
    Continue Reading
    Kebanyakan dari kita hanya merasa dekat dengan seseorang bukan mengenalnya. Tidak sedikit dari kita yang pernah menghabiskan begitu banyak waktu dengan seseorang tapi tidak satu pun dari hal yang disukainya kita tahu. Tidak satu pun dari hal yang dibencinya kita tahu. Bahkan sekadar makanan kesukaannya pun kita tidak tahu.

    Jadi, tidak elok jika kalian merasa sudah mengenal seseorang hanya karena intensitas kedekatan kalian, hanya karena kalian sering sekali berbagi kisah.

    Lebih lagi jika mereka yang kau ajak bicara lebih suka menutupi segala hal tentang dirinya. Jika mereka yang kalian merasa dekat dengannya senang sekali berpura-pura. Aku misal. Kau tidak ragu bagaimana jika perasaanku terhadapmu juga sebuah kepura-puraan?


    Rentang Tunggu, 7 Maret 2015 | Azifah Najwa

    Hanya meminta untuk menjadikanmu selalu sabar menghadapiku
    Continue Reading

    Tidak ada yang lebih menyenangkan di pagi hari kecuali menyesap sejuknya aroma tanah basah dan menyukuri kesempatan, kenikmatan, juga keindahan yang masih Allah beri.

    Terima kasih sudah mengobati rinduku dua pagi ini :)

    Purwokerto, 4 Maret 2015
    8.26
    Continue Reading
    Aku terlalu nyaman dalam senyap ku
    kau salah kalau datang pada ku untuk mencari keramaian. Karna kau tak kan temukan itu.


    Rentang Tunggu, 1 Maret 2015 | Azifah Najwa
    Continue Reading
    Selamat pagi, fajar!
    Jangan segera meninggi, aku lebih mencintaimu yang mengintip malu-malu di antara gugusan tulang-tulang daun pinus.

    Cahayamu menjari, menembus tanah hutan yang basah. Ia menyapa hangat batang-batang lembut para cendawan, memeluk mereka yang pucat dan yang pekat.

    Kau mencintai bumi dengan pelan dan sunyi, tak ramai, tak terang, tapi begitu dirindukan burung-burung dan embun yang muncul

    Kau yang begitu, mengingatkanku pada para pecinta yang memilih diam dalam menikmati perasaannya. Mereka, malu-malu mencintai, rindu, dan cemburu.

    Mereka khatam soal perih akibat luka, dari yang biasa hingga semena-mena. Mereka khatam soal dipukultelak kenyataan yang tak selalu baik. Mereka tangguh, hangat ketika orang yang dicintainya masih jauh terlelap. Mereka belajar rela setiap harinya.

    Fajar, adakah yang lebih pijar darimu setiap paginya?! Adakah yang lebih tabah darimu yang mengalah ketika matahari siang mulai menjajah langit, menyengat para pejuang gagah berbekal peluh yang tak mau kalah?!

    Kepadamu fajar, hingga pagi ini, aku mengagumimu. Lengkap dengan semua yang ada di siang dan malamku.


    Rentang Tunggu, 2 Maret 2015 | Azifah Najwa
    Continue Reading
    Ada kok yang menulis bukan agar tulisannya disukai orang lain.
    Ada kok yang menulis karena ia memang ingin menulis, mengutarakan apa yang sudah berjejalan di pikiran.
    Ada kok yang menulis karena ia tak mampu mengatakannya langsung lewat lisan, aku contohnya.


    Rentang Tunggu, 2 Maret 2015 | Azifah Najwa


    --- Rindu serindu-rindunya
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me


    Azifah Najwa. Penulis. Peneliti. N’s. Food scientist. an ISTP.

    Blog Archive

    • ▼  2021 (10)
      • ▼  November (1)
        • Jogja
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (5)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2020 (3)
      • ►  Desember (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (11)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2018 (109)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juni (1)
      • ►  April (13)
      • ►  Maret (31)
      • ►  Februari (28)
      • ►  Januari (32)
    • ►  2017 (115)
      • ►  Desember (13)
      • ►  November (11)
      • ►  Oktober (14)
      • ►  September (21)
      • ►  Agustus (14)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (6)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (9)
      • ►  Februari (9)
      • ►  Januari (7)
    • ►  2016 (161)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (6)
      • ►  Oktober (12)
      • ►  September (25)
      • ►  Agustus (20)
      • ►  Juli (19)
      • ►  Juni (16)
      • ►  Mei (18)
      • ►  April (10)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (13)
      • ►  Januari (6)
    • ►  2015 (309)
      • ►  Desember (10)
      • ►  November (20)
      • ►  Oktober (27)
      • ►  September (24)
      • ►  Agustus (25)
      • ►  Juli (70)
      • ►  Juni (47)
      • ►  Mei (20)
      • ►  April (29)
      • ►  Maret (18)
      • ►  Februari (10)
      • ►  Januari (9)
    • ►  2014 (41)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (9)
      • ►  Oktober (10)
      • ►  September (15)
      • ►  Februari (1)
    • ►  2013 (2)
      • ►  Agustus (2)
    • ►  2012 (16)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  April (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2011 (11)
      • ►  Desember (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (5)

    Total Tayangan Halaman

    Most View

    • Design Expert
      Ini salah satu aplikasi olah data yang akan aku gunakan untuk merancang dan menganalisis penelitian yang akan aku lakukan. Ada cerita y...
    • Bagian Terbaik
      Salah satu bagian terbaik dari caramu mencintaiku adalah saat kau selalu berusaha menjagaku, memastikan bahwa aku tiba di rumah tepat w...
    • Student Exchange
      Nabila lagi student exchange on fire! Jangan diganggu yaa, pokoknya kali ini harus lolos! Hashtagnya lagi refreshing, empet ngurusin orga...
    • Lagi-lagi Tentang Gamais
      Jalan dakwah itu terjal, curam, dan sedikit yang mau melewatinya. Gamais adalah tentang cinta. Dan cinta bagiku adalah selalu tentang m...
    • Lebih Berani
      Malam ini kau boleh mengeluh sejadinya, tapi berjanjilah esok hari kau harus lebih berani menghadapi. Bukan untuk sesiapa, pada akhirny...

    categories

    Catatan Cerita Dandelion Edelweis Food Scientist Idealisme KAMMI Keluarga Raudhatul Jannah Rentang Tunggu Rohis

    Followers

    facebook Google + instagram Twitter

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top