Just Note

Sejak aku jatuh cinta pada caramu membaca, sejak itu pula aku berjanji untuk tidak berhenti menulis

    • Home

    Sudah lama saya tidak menikmati hujan sambil berjalan kaki
    Menerima derasnya dari bawah payung, menerima dingin dan basahnya jari-jari tangan

    Dan, selalu, ada momen rindu yang luar biasa manakala hujan di tahun ini kembali berderai
    Rindu sepenuhnya pada satu kota yang telah mengajari makna mensyukuri dengan penuh cinta

    Siapa pun yang meninggalkan kota ini, akan pula membawa potongan kenangan tentang bagaimana hujan membasuh setiap sisi-sisi jalan disepanjang sisa hari hingga malam
    Dingin, tenang, dan sangat romantis

    Saya merindukan hujan dan -masih- merindukan Kebumen
    Merindukan sepenuh-penuhnya setiap goresan persitiwa di musim hujan bertahun-tahun lalu


    Tentang jalanan SMAN 1 Kebumen
    Tentang jalanan Tanimbar 21


    Kebumen, 6 Juli 2015
    Azifah Najwa

    Dua hari yang belum bisa menggantikan kerinduan tiga bulan
    Packing! Back to Purwokerto --'
    Continue Reading
    Aku tak keberatan jika yang dikirimkan Tuhan adalah kau.
    Kalau yang lain aku pikir-pikir dulu :D




    Dandelion, 6 Juli 2015
    Azifah Najwa

    Sudah, jangan kau simpan terlalu lama kesalmu
    Wajahmu bisa mendadak jelek jika kau menyimpan kesal terlalu lama
    Percaya deh :D
    Continue Reading
    Maaf, jika tanganku tak cukup kuat untuk merengkuhmu.
    Lisanku tak cukup fasih menyemangatimu.
    Jiwaku tak cukup tegar menenangkanmu.


    Dandelion, 6 Juli 2015
    Azifah Najwa
    Continue Reading
    Setiap kembali ke Kebumen rasanya pasti lain. Selalu ada cerita yang ditawarkan oleh setiap bagian kota ini. Mereka dulu seakan merekamnya dan berniat memutarkannya kembali suatu ketika saat aku kembali ke tempat ini.

    Perlu aku tegaskan, ini bukan kali pertama aku pulang, tapi cerita yang mereka tawarkan tak pernah berubah. Alurnya. Tokohnya. Bahkan konflik batin yang dulu ada pada cerita ini bisa aku rasakan lagi. Tak ubahnya rasa ini.

    Ini ceritaku kemarin, baru saja kemarin. Di sini. Bersama mereka, kalian, dan kau.

    Kebumen, jawaban dari begitu banyak alasan kepergian.


    Kebumen, 5 Juli 2015
    Azifah Najwa
    Continue Reading
    Sometimes, you just need to be alone,
     not even your best friend needs to know. 
    Sometimes you need to put up the walls 
    so you can examine yourself in the peace and quiet. 
    Sometimes, the loud sounds need to fade away, 
    leaving only the silence and you; that's it.


    Perjalanan pulang, 5 Juli 2015
    Azifah Najwa
    Continue Reading
    Jika kau membaca ini, pastilah langsung faham, bahwa kau yang aku sebut-sebut adalah kau. Seseorang dengan jam di tangan kanan yang mampu membuatku hening sekaligus bising.

    Aku tak akan bilang ada kesal yang tiba-tiba menguap. Aku tak akan bilang jika ada yang ramai bunyi di dadaku. Aku tak akan bilang jika aku sering kali dibuat bertanya-tanya oleh pesanmu. Jika kau membaca ini, anggap tulisan ini tidak pernah ada. Aku hanya berbicara pada layar ukuran mini dengan huruf-hurufnya yang tak timbul.

    Kau masih tetap dengan hangat. Dan entah karena alasan apa kau begitu. Karena aku ingat, terakhir kali aku pergi, aku meninggalkanmu dengan es berbentuk bongkahan hati.


    Dan yang masih tidak aku tahu, mengapa -seolah-olah- kau tahu segalanya? .-.


    Dandelion, 5 Juli 2015
    Azifah Najwa

    yeay, aku mau pulang :D
    Continue Reading
    Bismillah
    Ramadhan day-17

    Sejak kemarin dibuat kolaps oleh rancob, dan gara-gara kurang "akar" nilai 100 untuk ujian rancob kali ini g a g a l didapat, hiks :'(

    Siang tadi dibuat kaget, bahagia, terharu, oleh paket -yang sepertinya- buku yang dikirim oleh seseorang tanpa identitas. Tapi perasaan aku tidak sedang membeli buku online, meminta dibelikan buku, atau pun akan dibelikan buku.

    Di bungkusan paket itu hanya tertera nama dan alamatku, awalnya ragu untuk membukanya, takut saja kalau bungkusan itu isinya cicak, hahaha

    Dan betapa terkejutnya saat tau apa isi bungkusan itu. Benar, sebuah buku. Buku dongeng. Dongeng yang aku kira tidak akan pernah selesai.

    Dongeng tentang Empat Buntal di Negeri Arabian Night. Dongeng tentang Pangeran Philips dan pasukannya. Tentang penyelamatan dunia Buntal. Kalian tidak tertarik ya? Dari judulnya saja kalian mungkin bingung, siapa Pangeran Philips? Buntal? Makhluk apa itu?

    Terima kasih telah membuat imajinasiku seakan nyata :D
    Gambar-gambarmu tetap bagus, perspektifmu tetap menjadi ciri khas, baiklah, mulai sekarang aku tak akan lagi mengaku kalau aku yang seharusnya juara di lomba itu, kalau kecelakaan itu tidak ada sangkut pautnya dengan kemenanganmu. Kau pelukis terbaik yang pernah aku kenal, seriously, salam imaji ;)



    Karena kemampuanku berimajinasi lebih cepat dibanding kemampuanku menyampaikan, maka dari itu aku menulis, maka dari itu aku melukis.

    Dan aku suka sekali berteman dengan mereka yang suka menulis, yang suka melukis, karena kami bisa menyatukan imajinasi kami, seru kan saat imajimu ada juga dipikran orang lain, hidup dalam dunia imaji milik kalian, benar-benar hanya punya kalian.


    Imaji, 4 Juli 2015
    Azifah Najwa

    Jangan tanyakan bagaimana kabar kanvasku, aku tak lagi menemukannya hidup dalam imajiku. Aku sudah lama berhenti melukis. Dan kau tahu? Sejak itu jiwaku merasa kuyuh.


    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me


    Azifah Najwa. Penulis. Peneliti. N’s. Food scientist. an ISTP.

    Blog Archive

    • ▼  2021 (10)
      • ▼  November (1)
        • Jogja
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (5)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2020 (3)
      • ►  Desember (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (11)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2018 (109)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juni (1)
      • ►  April (13)
      • ►  Maret (31)
      • ►  Februari (28)
      • ►  Januari (32)
    • ►  2017 (115)
      • ►  Desember (13)
      • ►  November (11)
      • ►  Oktober (14)
      • ►  September (21)
      • ►  Agustus (14)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (6)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (9)
      • ►  Februari (9)
      • ►  Januari (7)
    • ►  2016 (161)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (6)
      • ►  Oktober (12)
      • ►  September (25)
      • ►  Agustus (20)
      • ►  Juli (19)
      • ►  Juni (16)
      • ►  Mei (18)
      • ►  April (10)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (13)
      • ►  Januari (6)
    • ►  2015 (309)
      • ►  Desember (10)
      • ►  November (20)
      • ►  Oktober (27)
      • ►  September (24)
      • ►  Agustus (25)
      • ►  Juli (70)
      • ►  Juni (47)
      • ►  Mei (20)
      • ►  April (29)
      • ►  Maret (18)
      • ►  Februari (10)
      • ►  Januari (9)
    • ►  2014 (41)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (9)
      • ►  Oktober (10)
      • ►  September (15)
      • ►  Februari (1)
    • ►  2013 (2)
      • ►  Agustus (2)
    • ►  2012 (16)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  April (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2011 (11)
      • ►  Desember (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (5)

    Total Tayangan Halaman

    Most View

    • Ramadhan!
      Scene: Dengerin adzan mafaza sambil ngulang hafalan yang mau disetor Malam terakhir sebelum Ramadhan Ah betapa rindunya dengan suasana r...
    • Jadi, Izinkan Aku Pergi
      Bukan tanpa alasan, semua sudah kujelaskan hingga detailnya. Ketika aku memutuskan untuk menjauh namun yang ada kita harus selal...
    • Menyatakan Cinta
      Menyatakan cinta barangkali tidak semudah mengatakan "Apa kabar?" atau "Terima kasih" Sebab bersamanya ada sebu...
    • Dear, you
      Teruntuk teman-teman satu lingkaran yang tengah memperjuangkan proposal penelitian, penelitian, atau revisian :) Dear, you.. Berlama...
    • Zaki
      Aku pernah mendengar seseorang berkata, "Jika pun saat ini kita siap menikah, apakah kita siap jika ada hal-hal yang direnggut dari sua...

    categories

    Catatan Cerita Dandelion Edelweis Food Scientist Idealisme KAMMI Keluarga Raudhatul Jannah Rentang Tunggu Rohis

    Followers

    facebook Google + instagram Twitter

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top