Just Note

Sejak aku jatuh cinta pada caramu membaca, sejak itu pula aku berjanji untuk tidak berhenti menulis

    • Home
    patahkan hati penulis, maka karyanya akan menggema


    malam ini aku setuju dengan kata-kata itu...

    Purwokerto, 22 April 2017
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Aku tahu kamu kuat. Aku tahu mungkin kau bisa menyelesaikan masalah-masalahmu sendiri. Melakukan perjalanan ke mana pun sendiri. 

    Tapi kau tak boleh selalu kuat. Tidak boleh. 
    Kau harus punya lubang kelemahan yang bisa ditambal oleh orang lain.
     Kau harus memberi kesempatan orang lain untuk berarti dalam hidupmu.



    Pesan murobbi untukku, setelah setahun menjadi mutarabbinya :)

    Purwokerto, 22 April 2017
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Salah satu alasan yang membuat cinta orang tua kepda kita terasa begitu murni adalah penerimaan.

    Mereka selalu mau kembali menerima kita dalam kondisi apa pun. Mau wajah kita pucat karena sakit, badan menggemuk karena penelitian, muka berjerawat karena terkontaminasi larutan, sekusam apa pun fisik kita, mereka tetap menerima kita "pulang"

    Mereka yang paling besar khawatirnya saat kita sakit. Meluangkan waktunya untuk menjaga kita. Tidak takut tenaganya habis karena bolak-balik rumah-rumah sakit.

    Karenanya mereka adalah sebaik tempat pulang. Dengan mereka semua tempat adalah rumah. Suara mereka adalah yang paling kita rindu. Gara-gara dengar batuk bapak-bapak sebelah yang suaranya mirip bapak kalau lagi batuk aja bisa bikin tulisan ini tercipta.

    Tanpa mereka perlu menunjukkan rasa, cinta mereka selalu paling bisa masuk ke hati kita. Tanpa mereka perlu capek-capek menunjukkan sayang, kita tahu bahwa mereka sungguhan sayang.

    Selalu pura-pura tidak apa-apa ketika kira gagal, padahal dalam sholatnya mereka mungkin menangis,

    Maka sering kali, kita kesulitan menerima seseorang masuk ke dalam hidup -apalagi, ruang hati- kita.
    Mana yang tidak pura-pura
    Mana yang nantinya ternyata menghianati dan ada maunya
    Mana yang memaksa kita tumbuh menjadi apa yang dia mau, bukan apa yang Dia mau
    Mana yang perasaanya berubah saat fisik kita berubag
    Mana yang membuat kita makin baik tanpa perlu merendahkan kita
    Mana yang ittaqillaahnya begitu besar

    Semua akan terasa sulit, memilih ditengah tujuh milyar manusia yang semakin penuh dengan pencitraan

    Karena sejak kecil sekali, kita sudah terbiasa dengan cinta orang tua. Yang tidak pura-pura, yang selalu jadi tempat kita pulang



    Purwokerto, 20 April 2017
    Azifah Najwa

    tulisan kesekian tentang penerimaan
    Continue Reading
    Aku lelah, tapi biar mataku saja yang bercerita. Aku ingin berhenti sejenak, tapi biar kakiku saja yang mimilih langkahnya. Aku butuh teman, tapi biar dua tanganku saja yang saling menguatkan.


    Kebumen, 7 April 2017
    Azifah Najwa

    Sudahkah aku mengaminkan bahwa seorang diri jauh lebih membuatku nyaman?
    Continue Reading


    Tidak harus selalu berjalan beriringan ke depan, 
    selalu ada orang yang memilih berjalan beriringan di samping, 
    mendorong dari belakang, 
    bertepuk tangan, dan saling menguatkan :)


    Dandelion, 27 Maret 2017
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Ternyata yang lebih menyiksa adalah rindu, 
    lebih juara daripada kesendirian atau kesepian. 
    Seakan-akan untaian do'a tidak mampu meniadakan jarak, 
    seolah-olah hanya pertemuan yang bisa mengimpaskan


    Dandelion, 26 Maret 2017
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    "It's you? It's Azifah Najwa who is a writer in past?," tiba-tiba ada sebuah pesan masuk di sertai screencapt di akun google chatku.
    Aku kaget. Apa yang membuatnya tiba-tiba mengirimkan pesan itu. "Hahaha, iya, kenapa?," jawabku
    "Finally, you come back! hahaha," jawabnya.
    "Wkwkwk, kenapa? Kangen tulisanku?," balasku lagi. Nampak dia menulis lama sekali. Berhenti kemudian menluis lagi. Apa yang hendak kau sampaikan, tanyaku dalam hati.
    “Iyalah, kalau kangen yang nulis udah ga boleh kan," aku tertawa tapi tidak berniat membalasnya dan menutup obrolan segera.
    Sepuluh menit lalu aku menemukan lagi pesan darinya, “Tetap menulis,” katanya, dan selalu “jaga diri baik-baik.”
    Aku tersenyum. Aku rasa dia paham bagaimana kemampuanku bertahan walau seorang diri, tak perlu dia risaukan, untuk apa? Bahkan orang-orang disekitarku tak pernah merisaukan aku.



    Ilalang Lembah, 25 Maret 2017
    Azifah Najwa


    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me


    Azifah Najwa. Penulis. Peneliti. N’s. Food scientist. an ISTP.

    Blog Archive

    • ▼  2021 (10)
      • ▼  November (1)
        • Jogja
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (5)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2020 (3)
      • ►  Desember (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (11)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2018 (109)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juni (1)
      • ►  April (13)
      • ►  Maret (31)
      • ►  Februari (28)
      • ►  Januari (32)
    • ►  2017 (115)
      • ►  Desember (13)
      • ►  November (11)
      • ►  Oktober (14)
      • ►  September (21)
      • ►  Agustus (14)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (6)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (9)
      • ►  Februari (9)
      • ►  Januari (7)
    • ►  2016 (161)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (6)
      • ►  Oktober (12)
      • ►  September (25)
      • ►  Agustus (20)
      • ►  Juli (19)
      • ►  Juni (16)
      • ►  Mei (18)
      • ►  April (10)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (13)
      • ►  Januari (6)
    • ►  2015 (309)
      • ►  Desember (10)
      • ►  November (20)
      • ►  Oktober (27)
      • ►  September (24)
      • ►  Agustus (25)
      • ►  Juli (70)
      • ►  Juni (47)
      • ►  Mei (20)
      • ►  April (29)
      • ►  Maret (18)
      • ►  Februari (10)
      • ►  Januari (9)
    • ►  2014 (41)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (9)
      • ►  Oktober (10)
      • ►  September (15)
      • ►  Februari (1)
    • ►  2013 (2)
      • ►  Agustus (2)
    • ►  2012 (16)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  April (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2011 (11)
      • ►  Desember (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (5)

    Total Tayangan Halaman

    Most View

    • Design Expert
      Ini salah satu aplikasi olah data yang akan aku gunakan untuk merancang dan menganalisis penelitian yang akan aku lakukan. Ada cerita y...
    • Bagian Terbaik
      Salah satu bagian terbaik dari caramu mencintaiku adalah saat kau selalu berusaha menjagaku, memastikan bahwa aku tiba di rumah tepat w...
    • Student Exchange
      Nabila lagi student exchange on fire! Jangan diganggu yaa, pokoknya kali ini harus lolos! Hashtagnya lagi refreshing, empet ngurusin orga...
    • Lagi-lagi Tentang Gamais
      Jalan dakwah itu terjal, curam, dan sedikit yang mau melewatinya. Gamais adalah tentang cinta. Dan cinta bagiku adalah selalu tentang m...
    • Lebih Berani
      Malam ini kau boleh mengeluh sejadinya, tapi berjanjilah esok hari kau harus lebih berani menghadapi. Bukan untuk sesiapa, pada akhirny...

    categories

    Catatan Cerita Dandelion Edelweis Food Scientist Idealisme KAMMI Keluarga Raudhatul Jannah Rentang Tunggu Rohis

    Followers

    facebook Google + instagram Twitter

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top