Just Note

Sejak aku jatuh cinta pada caramu membaca, sejak itu pula aku berjanji untuk tidak berhenti menulis

    • Home

    Ada butir-butir keraguan yang datang bersama dengan hujan sore kemarin, aku mencoba menghindar namun tak aku temukan tempat berlindung, tak pula secuil keyakinan untuk memebentengi datangnya ragu. Ragu itu datangnya kecil sekali, tapi ia banyak. Membuatnya makin terasa lebam di dada.


    Aku selalu percaya padamu, selalu. Tapi aku masih belum tahu bagaimana kau mendefinisikan setiap kepercayaanku.


    Bila keraguan ini masih hadir sampai matahari terbit esok, mungkin aku hanya perlu percaya bahwa takdir Tuhan adalah seindah-indahnya takdir.



    Purwokerto, 30 Juni 2016
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Kau tahu bagian mana yang paling menyakitkan dari sebuah perpisahan?

    Apa?

    Berpisah karena kematian. Tidak peduli bagaimana kau merindukannya, dia tidak akan kembali, tidak akan pernah.

    Sudah lima tahun ya, Kak, kita tidak saling sapa. Tak ada senyummu yang tiba-tiba mengagetkanku. Tidak ada lagi nasihat-nasihat Kakak tentang apa pun. Tidak ada lagi kado-kado ulang tahun darimu, dan sejak saat itu aku tak pernah berharap lagi merayakan hari lahirku. Kak, kau perlu tahu, tahun ini usiaku 21 tahun. Kau masih ingat janjimu? 

    Menuliskan cerita tentangmu membuatku menangis lagi. Apa kabar Kakak di sana? Kak, banyak hal yang ingin aku ceritakan, tentang edelweiss yang dulu ingin sekali kau kenal, yang membuatmu iri, tentang penemuan-penemuanku untuk diabetik. Apa lagi ya. Kak, percayalah kau masih menjadi sebaik-baik tempatku untuk menumpahkan keluh kesah. Coba cek emailmu, berapa banyak email yang aku kirimkan. Berapa banyak cerita yang hanya padamu aku ceritakan. 

    Sejak hari itu, tidak ada yang tahu bagaimana perasaanku saat tiba-tiba menemukanmu tertidur dengan pulasnya dan berjanji tidak akan bangun lagi. Tidak ada yang tahu bagaimana aku menyembunyikan segala kesalku, sedih, dan juga kecewaku, Coba ya kak dicek emailnya, kalau sempat tolong kau balas. Kalau sempat juga, sekali-kali boleh main di mimpiku, kau harus tahu, bahwa sekarang kacamataku bukan lagi minus 2, tapi sudah minus 4,75. Kau juga harus tahu bagaimana adikmu menikmati kebebasannya begadang karena tidak ada lagi yang memarahi sepertimu. 

    Kak, pulanglah sebentar, tidak bisa ya? Sungguh tidak bisa? Kau harus mendengarkan ceritaku. Aku bisa gila kalau harus menyimpan semua yang aku rasakan seorang diri, Aku tahu kau pasti akan menyarankan agar aku mencari teman, aku punya banyak teman, kau harus tahu itu, tapi kakakku cuma satu, yang selalu siap menyediakan telinganya untukku cuma satu, yang tiba-tiba tengah malam aku ganggu hanya untuk mendengarkan ketakutanku karena aku jatuh hati pada seseorang, eh. 

    Kak, kau sudah membaca emailku tentang bahwa sekarang banyak sekali keraguan yang tengah bergumul dihatiku. "Manusia tidak ada yang sempurna, jangan pernah berharap pada manusia". Iya aku tahu. Tapi aku sudah mulai lelah. Berulang kali aku menjelaskan tapi tidak juga ada perubahan.

    Dan bagaimana dengan final LKTIku di Unsri? Baca emailku ya kak aku menceritakannya lengkap. Sekalian kau koreksi bagaimana alur serta diksi yang aku gunakan :D


    29 Juni 2011 - 29 Juni 2016
    dari adikmu -entah sejak kapan-
    dari adikmu yang tidak berhenti merindukanmu sejak hari itu
    with love,

    Azifah Najwa
    Continue Reading
    yang lagi galau, coba buka link ini :)


    https://www.youtube.com/watch?v=rOdi8cxR9xY

    selamat terobati galaunya :)

    besok ujian 3 matkul dan deadline 2 laporan, s e m a n g a t ^^


    Purwokerto, 26 Juni 2016
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Bayangan tubuhnya menghilang bersamaan dengan hujan yang tiba-tiba turun dengan derasnya. Ah, bagaimana mungkin aku merusak impian sahur pertamanya.

    Sejak semalam kota ini dikepung gerimis dan mendadak mulai deras saat waktu menunjukkan pukul 03.45. Saat aku tiba-tiba terbangun.

    "Astaghfirullah!," pekiku.

    Tanpa komando, aku segera menanggalkan mukena yang aku kenakan. Bergegas ke dapur dan menyiapkan semuanya. Harusnya pekerjaan ini aku lakukan sejak 45 menit yang lalu. Banyak hal yang harus aku selesaikan semalam, membuat kantuk mengakrabiku walau aku telah dibangunkan sejak pukul 03.00. Setelah sholat aku harusnya mulai mengerjakan semua ini, memotong bawang, menumis semua sayur, memasak sop susu. Makanan kesukaannya. Dan makanan yang tidak aku suka.

    Sambil terus memasak, mataku tak bisa lepas dari jam. Mungkin seperti ini rasanya memasak di detik-detik terakhir di kompetisi Master Chef, tentang bagaimana rasanya cukup aku dan peralatan masakku yang tahu.


    Sahur pertama, Ramadhan ketiga, kami.

    Dandelion, 23 Juni 2016
    Azifah Najwa
    Continue Reading

    Bercerita layaknya seorang sahabat
    Melindungi layaknya seorang kakak kepada adiknya
    Menyayangi layaknya seorang adik kepada kakaknya
    Dan bertengkar layaknya kita berdua :p


    Mari aku kenalkan kalian pada seseorang, sungguh dia benar-benar orang. Sebut saja ia, dia. Seseorang yang sedang belajar sabar. Aku sering dibuat terkekeh karena proses belajarnya ini. Belajar sabar. Dia sahabatku, entah sejak kapan. Kakakku juga entah sejak kapan. Saat sifat kekanakannya muncul, dia akan tiba-tiba manja. Lebih manja dari siapa pun juga. 

    Akhir-akhir ini aku baru tahu, bahwa ternyata bukan hanya bakso makanan favorit kami. Untuk beberapa hal mungkinkami sama tapi untuk banyak hal kami adalah dua manusia yang berbeda, totally different. Aku sudah mengenalnya cukup lama, tapi hampir setiap hari selalu saja ada sifatnya yang baru aku tahu. Dia yang suka makan-makanan berkuah untuk sahurnya. Atau dia yang takut kalau akhirnya dia menyesal atas barang yang dibelinya, karenanya, ia selalu melibatkanku dalam banyak hal, meminta pertimbanganku  bahkan mungkin dalam semua hal. 

    Tidak ada yang membuat perjanjian. Tidak ada MoU hitam di atas putih bahwa sebelum masing-masing dari kami terlelap, harus ada yang kami bicarakan. Saling menceritakan apa yang seharian tadi kami lakukan dan apa yang akan kami lakukan esok hari. Seterusnya. Lalu menutup percakapan.

    Beberapa waktu lalu dia baru saja merayakan ulang tahunnya, katanya. Turut beduka cita ya. Semoga semakin dewasa. Semoga selalu Allah yang menjaga dan menjadi tujuanmu :)


    Dandelion, 23 Juni 2016

    With love,
    your .......... *isi sendiri :p
    Azifah Najwa

    Continue Reading

    6. Kami adalah ilmuwan yang tajam analisisnya, pemuda yang kritis terhadap kebatilan, politisi yang piawai mengalahkan muslihat musuh dan yang piawai dalam memperjuangkan kepentingan umat, seorang pejuang di siang hari dan rahib di malam hari, pemimpin yang bermoral, teguh pada prinsip dan mampu mentransformasikan masyarakat, guru yang mampu memberikan kepahaman dan teladan, sahabat yang tulus dan penuh kasih sayang, relawan yang mampu memecahkan masalah sosial, warga yang ramah kepada masyarakatnya dan responsif terhadap masalah mereka, manajer yang efektif dan efisien, prajurit yang gagah berani dan pintar bersiasat, prajurit, diplomat yang terampil berdialog, piawai berwacana, luas pergaulannya, percaya diri yang tinggi, semangat yang berkobar tinggi.

    Baru saja pelantikan KAMMI, resmi mengemban amanah baru, Kepala Departemen Kajian Strategis, faghfirly ya Rabb...

    Saat semua terasa melelahkan, mari istirahat sebentar, melingkar sebentar. Sudah ramadhan ke 14, dan aku belum khatam, 1X pun. Semoga setoran Ar Rahman di liqo ini selesai. Bismillah...


    Purwokerto, 19 Juni 2016
    Azifah Najwa

    Continue Reading

    Menyatakan cinta barangkali tidak semudah mengatakan "Apa kabar?" atau "Terima kasih"

    Sebab bersamanya ada sebuah janji untuk terus menjaga, merawat apa yang kita cintai


    Terima kasih, telah menjaga, merawat, dan mengajarkanku banyak hal :)

    Dandelion, 18 Juni 2016
    Azifah Najwa
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    About me


    Azifah Najwa. Penulis. Peneliti. N’s. Food scientist. an ISTP.

    Blog Archive

    • ▼  2021 (10)
      • ▼  November (1)
        • Jogja
      • ►  Maret (2)
      • ►  Februari (5)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2020 (3)
      • ►  Desember (1)
      • ►  Februari (1)
      • ►  Januari (1)
    • ►  2019 (11)
      • ►  November (2)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  Mei (1)
      • ►  April (2)
      • ►  Januari (5)
    • ►  2018 (109)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (1)
      • ►  Agustus (2)
      • ►  Juni (1)
      • ►  April (13)
      • ►  Maret (31)
      • ►  Februari (28)
      • ►  Januari (32)
    • ►  2017 (115)
      • ►  Desember (13)
      • ►  November (11)
      • ►  Oktober (14)
      • ►  September (21)
      • ►  Agustus (14)
      • ►  Juli (2)
      • ►  Juni (5)
      • ►  Mei (6)
      • ►  April (4)
      • ►  Maret (9)
      • ►  Februari (9)
      • ►  Januari (7)
    • ►  2016 (161)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (6)
      • ►  Oktober (12)
      • ►  September (25)
      • ►  Agustus (20)
      • ►  Juli (19)
      • ►  Juni (16)
      • ►  Mei (18)
      • ►  April (10)
      • ►  Maret (10)
      • ►  Februari (13)
      • ►  Januari (6)
    • ►  2015 (309)
      • ►  Desember (10)
      • ►  November (20)
      • ►  Oktober (27)
      • ►  September (24)
      • ►  Agustus (25)
      • ►  Juli (70)
      • ►  Juni (47)
      • ►  Mei (20)
      • ►  April (29)
      • ►  Maret (18)
      • ►  Februari (10)
      • ►  Januari (9)
    • ►  2014 (41)
      • ►  Desember (6)
      • ►  November (9)
      • ►  Oktober (10)
      • ►  September (15)
      • ►  Februari (1)
    • ►  2013 (2)
      • ►  Agustus (2)
    • ►  2012 (16)
      • ►  November (1)
      • ►  Oktober (3)
      • ►  Juli (1)
      • ►  Juni (3)
      • ►  April (3)
      • ►  Februari (3)
      • ►  Januari (2)
    • ►  2011 (11)
      • ►  Desember (5)
      • ►  Oktober (1)
      • ►  September (5)

    Total Tayangan Halaman

    Most View

    • Ramadhan!
      Scene: Dengerin adzan mafaza sambil ngulang hafalan yang mau disetor Malam terakhir sebelum Ramadhan Ah betapa rindunya dengan suasana r...
    • Jadi, Izinkan Aku Pergi
      Bukan tanpa alasan, semua sudah kujelaskan hingga detailnya. Ketika aku memutuskan untuk menjauh namun yang ada kita harus selal...
    • Menyatakan Cinta
      Menyatakan cinta barangkali tidak semudah mengatakan "Apa kabar?" atau "Terima kasih" Sebab bersamanya ada sebu...
    • Dear, you
      Teruntuk teman-teman satu lingkaran yang tengah memperjuangkan proposal penelitian, penelitian, atau revisian :) Dear, you.. Berlama...
    • Zaki
      Aku pernah mendengar seseorang berkata, "Jika pun saat ini kita siap menikah, apakah kita siap jika ada hal-hal yang direnggut dari sua...

    categories

    Catatan Cerita Dandelion Edelweis Food Scientist Idealisme KAMMI Keluarga Raudhatul Jannah Rentang Tunggu Rohis

    Followers

    facebook Google + instagram Twitter

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top